DUA bandara Angkasa Pura I menerima penghargaan ajang 27th Airport Council International Africa/World di Mauritius. Airports Council International (ACI) menyerahkan penghargaan Airport Service Quality (ASQ) Awards 2016 untuk dua bandara PT Angkasa Pura I (Persero), yaitu Bandara I Gusti Ngurah Rai (Bali) dan Bandara Sultan Hasanuddin (Makassar).

IMG_4951Penganugerahan penghargaan dilakukan oleh Director General ACI Angela Gittens kepada Direktur Utama PT Angkasa Pura I Danang S Baskoro pada kegiatan 27th Airport Council International Africa/World: Annual General Assembly Conference & Exhibition” di Port Louis, Mauritius, baru-baru ini.

Bandara I Gusti Ngurah Raimemenangi The 3rd World Best Airport 2016 untuk kategori bandara dengan 15-25 juta penumpang per tahun, sedangkan Bandara Sultan Hasanuddin menjadi The Most Improved Airport in Asia-Pacific 2016 dalam ajang ASQ Awards 2016. ASQ merupakan satu-satunya program benchmarking global yang mengukur tingkat kepuasan penumpang di bandara yang dilakukan oleh ACI, sebuah organisasi kebandarudaraan terkemuka di dunia, berbasis di Montreal, Kanada. Organisasi itu memiliki 573 anggota yang mengoperasikan 1.751 bandara di 174 negara dan teritori, di mana jumlah bandara itu merepresentasikan 95 persen trafik bandara dunia.

ASQ Award 2016 diberikan berdasarkan hasil survei yang dilakukan ACI terhadap 600 ribu penumpang di bandara dalam 41 bahasa di 84 negara sepanjang 2016. Survei itu mengukur pandangan penumpang terhadap 34 indikator kinerja utama, antara lain akses bandara, check-in, security screening, toilet, serta toko dan restoran di bandara. Survei itu dilakukan sama persis di setiap bandara, sehingga memungkinkan setiap bandara membandingkan dengan bandara lain di seluruh dunia dan bagaimana best practice para operator bandara kelas dunia.

“Pengakuan ini merupakan bukti nyata atas kerja keras yang terus kami lakukan. Kami fokus untuk selalu meningkatkan pelayanan kepada para penguna jasa bandara dan menciptakan budaya pelayanan secara terus menerus sebagai keunggulan kompetitif perusahaan,” ujar Danang S Baskoro.

Angelina Gittens mengatakan, bandara memainkan peran penting dalam perekonomian dan kehidupan sosial masyarakat di tingkat negara, regional, dan dunia pada umumnya. “Kita harus menyusun strategi untuk pembangunan berkelanjutan bagi masyarakat. Bandara-bandara ini telah mendedikasikan diri untuk memberikan pengalaman pelanggan yang luar biasa. ACI dengan bangga mengakui pencapaian ini dan kami berharap dapat mencari cara yang lebih efektif, efisien, dan menguntungkan dalam melayani perjalanan udara masyarakat,” ujarnya. (CH/D-1)