Select Page

TIDAK peduli sesenior apa pun, mendaki gunung tetap perlu persiapan. Kesehatan
menjadi faktor utama yang tak bisa ditawar. Begitu juga dengan persiapan mental
dan peralatan pendukung keselamatan sesuai dengan standar yang ditetapkan.
Tidak kalah penting pengetahuan dasar tentang medan dan juga bagaimana harus
bertahan jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Berikut beberapa tips persiapan
standar mendaki gunung dari Vicky Gosal, penggagas Go Climb dan pembentuk
Karash Adventure.
Sepatu

Pilihlah sepatu yang memunyai grip cukup dalam agar pijakan kaki lebih
mantap. Anda dapat memilih sepatu yang tekstur karetnya lebih fleksibel
(sengaja didesain untuk perjalanan landai) atau sepatu climbing dengan
karet sol keras yang didesain untuk medanmenanjak. Keduanya sama-
sama memiliki grip cukup aman untuk menopang badan dan menancap di
tanah.
Backpack

Pastikan ransel yang Anda gunakan nyaman, tidak menggangu
pergerakan. Hindari tas jinjing. Tas jenis itu akan menyulitkan Anda
bergerak leluasa, sehingga akan menimbulkan bahaya. Sesuaikan ukuran
tas dengan postur tubuh agar nyaman saat digunakan.

Senter

Terlihat sepele, namun sesungguhnya penting membawa alat penerang.
Senter dapat sangat membantu, ketika pendakian tak sesuai rencana,
misalnya cuaca berkabut atau harus berjalan hingga hari gelap.

Air minum

Aktivitas yang mengharuskan tubuh tetap bergerak akan menguras
tenaga. Jangan sampai kehabisan cairan. Bawalah air minum dalam
jumlah lebih. Sekalipun tidak digunakan, tetap akan sangat berguna untuk
pendaki lain yang membutuhkan, apalagi jika medan pendakian penuh
keterbatasan.

Jas hujan

Jas hujan akan membantu menghemat waktu. Anda tidak perlu menunggu
hujan reda apabila perjalanan masih mungkin dilakukan. Jas hujan juga
akan membantu menjaga barang bawaan tetap kering, sekalipun berjalan
menerjang hujan. Bicara mengenai barang bawaan, jangan lupa
membungkus pakaian serta perlengkapan dengan plastik sebelum
dimasukan ke dalam tas.

Peka terhadap bahaya

Bahaya tidak hanya berasal dari situasi atau cuaca alam, tetapi juga dari
dalam diri pendaki sendiri. Kenali batas kemampuan Anda dan jangan
memaksa diri. Jika dilanggar akan lebih berbahaya dari sekadar cuaca
alam. Selalu waspada dan pandailah membaca situasi.

Masih bicara soal tips pendakian gunung, realbuzz.com , situs terkait kesehatan dan
aktivitas, menulis pentingnya pelatihan jika seseorang tertarik dan memunyai hobi
mendaki gunung. Setidaknya para penghobi perlu memelajari ketrampilan dasar
membaca navigasi, tali-temali, dan pemahaman cuaca.
Mendaki gunung dengan persiapan dan perencanaan yang matang akan jauh lebih
menyenangkan dan memberi rasa aman serta nyaman. Diingatkan untuk memakai
sepatu yang tepat dan membawa makanan serta minuman dalam jumlah memadai.
Mengamati cuaca lokal juga sangat disarankan sebelum melakukan pendakian.
Terakhir, diingatkan untuk tidak meremehkan kekuatan gunung. Selalu persiapkan
tempat berteduh untuk melindungi diri dari cuaca tak terduga. (CH/D-1)