Select Page

KABUPATEN Malang kaya desa wisata dengan karakteristik dan keunggulan masing-masing. Berinteraksi dengan penduduk lokal, hidup di tengah Suku Tengger, belajar kesenian, ikut bercocok tanam, menikmati udara segar, sungguh akan melepas penat dari kesubukan sehari-hari.

IMG_1703NGADAS
Ingin merasakan hidup berdampingan dengan masyarakat asli Suku Tengger? Maka datanglah ke Desa Ngadas, sekitar 2,5 jam perjalanan dari pusat kota Kabupaten Malang. Suasananya menyenangkan, tenang, udara dingin dan pada saat tertentu diselimuti kabut. Maklum, Ngadas terletak di ketinggian 2.150 meter di atas permukaan laut.

Saat menginap di desa itu, jangan lupa mengunjungi Jemplang, sekitar 30 menit perjalanan untuk menyaksikan salah satu sisi Gunung Bromo. Sepanjang perjalanan, Anda akan dimanjakan perkebunan sayur di tanah berkontur, dan sesekali berpapasan dengan masyarakat Tengger yang menuntun kuda dengan pakaian khas pegunungan.

Tidak sulit mencari homestay di Ngadas yang menjadi salah satu pintu masuk menuju Gunung Bromo dan Ranu Pane, Semeru

Kontak: Kepala Desa Ngadas Mujianto 081235005627

 

IMG_1205

BOON PRING
Datanglah di pagi hari, ketika lokasi belum terlalu ramai dan sinar matahari masih malu-malu menerobos rimbun bambu dan pepohonan. Boon Pring terletak di Desa Sanankerto, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. Sejak turun-temurun, penduduk mengandalkan kekayaan hutan bambu yang luasnya mencapai 36,8 hektare. Masyarakt desa itu memiliki kearifan lokal sendiri tentang pembagian bambu dan di usia berapa boleh ditebang. Kini masyarakat Boon Pring tengah mengembangkan desa wisata. Membangun homestay dan merintis beragam kegiatan.

Kontak:
Rudi (Pokdarwis) 083835773994
Rudi (homestay) 082350637423
Susiadi 081945540789

 

IMG_2244PUJON KIDUL
Pujon Kidul cocok untuk wisata bersama keluarga. Desa itu menawarkan udara segar, hamparan perkebunan, dan suasana tenang yang menyenangkan. Di salah satu pendopo tempat peristirahatan, terpampang kebun sayur dan taman bunga yang sebagian dibentuk tanda hati. Bisa duduk di saung bambu, memandang keasrian, sungguh akan memunculkan perasaan senang.

Datanglah saat diadakan upacara bersih desa yang tahun ini jatuh di Bulan September. Saat itu, kondisi kampung menjadi meriah. Penduduk melakukan banyak kegiatan, mementaskan seni budaya, karnaval, dan di malam hari, listrik di satu ruas jalan dimatikan, diganti dengan deretan obor. Di situ didirikan warung-warung yang menjual makanan tradisional, dan asyiknya lagi, semua penjual menggunakan pakaian khas Jawa Timuran.

Kontak:
Udi Hartoko (kepala desa) 082143661415
Ibadur Rohman (pengelola desa wisata) 085651180611

 

IMG_2276

BENDOSARI
Desa Bendosari salah satu desa wisata yang menawarkan banyak kegiatan. Mulai dari bertani, mendatangi peternakan dan biogas, tracking, berkemah, dan tentu menginap di rumah penduduk, berinteraksi langsung, serta ikut merasakan kuliner khas daerah tersebut. Penduduknya ramah, desanya tenang, dan kawasan perkemahannya pun menyenangkan.

Masyarakat Bendosari sampai sekarang masih setia menjalankan tradisi, termasuk upacara bersih desa yang menyodorkan kearifan lokal dan beragam ritual serta acara menarik.

Kontak:Ima Ria Fitriani 082362665758
4 Desa Wisata di Malang yang Perlu Dilirik
Bagaimana artikel ini menurut Anda?