Select Page
danao toba

sumber: pixabay.com

AJANG ASEAN Tourism Forum (ATF) 2017 di Singapura telah berakhir. Via ATF itu, yang sepakat menggaungkan ASEAN sebagai satu destinasi (single destination), Kementerian Pariwisata yakin target 15 juta wisatawan pada tahun ini bakal tercapai, termasuk peningkatan investasi di sektor pariwisata.

ATF 2017 digelar di Singapura pada 16-20 Januari lalu.  ATF merupakan usaha regional untuk mempromosikan kawasan ASEAN sebagai satu destinasi wisata. Ajang tahunan ini melibatkan semua sektor industri pariwisata dari 10 negara anggota ASEAN yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, Myanmar, Filipina, Thailand, dan Vietnam.

Selain anggota ASEAN, pertemuan tersebut juga mengundang tiga negara lain, yakni China, Jepang, dan Korea Selatan. Pasalnya, ketiga negara itu memang penyumbang terbesar dalam inbound tourism ke ASEAN.

ATF jelas sangat penting dan strategis bagi Indonesia. Menurut Menteri Pariwisata Arief Yahya, ASEAN sebagai destinasi wisata bersama makin memperkuat posisi Indonesia yang unggul di sisi potensi budaya dan alam. Ia menganggap Indonesia diuntungkan saat promosi bersama karena destinasi wisatanya yang lebih bagus.

Untuk itu, pihak Kemenpar memprioritaskan tiga hal, yakni air connectivity, untuk memenuhi seats capacity, melalui airline dan airport, yang pada 2017 ini kekurang 4 juta seats. Lalu, homestay desa wisata, untuk mengcover amenitas di setiap destinasi prioritas. Dan, go digital, yakni menggunakan digital untuk branding, advertising, dan selling di media.

Salah satu kesepakatan dalam ATF 2017 terkait cruise tourism atau wisata kapal pesiar. Di ASEAN, Singapua, Thailand, dan Malaysia sangat concern membangun kapal pesiar. Indonesia pun tak mau ketinggalan,bakal mengembangkan cruise dari Singapura, Belitung, Jakarta, Semarang, Surabaya, dan Bali. Namun, infrastruktur pelabuhan mau tak mau harus lebih ditingkatkan.

Investasi

ATF 2017 juga menjadi ajang promosi investasi bagi Indonesia, terutama di 10 destinasi prioritas.

“Indonesia terbuka bagi investor untuk mewujudkan 10 Bali Baru. Pemerintah akan menyiapkan akses public, investor yang berbisnis dengan membangun amenitas,” ungkap Arief Yahya.

Menurut Menpar, ke depan, sektor pariwisata bakal menjadi core enocomy Indonesia. Ini terkait dengan target pemerintah yang menetapkan “10 Bali Baru” atau 10 destinasi unggulan. Yaitu Danau Toba (Sumatra Utara), Tanjung Kelayang (Belitung), Tanjung Lesung (Banten), Kepulauan Seribu (Jakarta), Borobudur (Jawa Tengah, Bromo Tengger Semeru – BTS (Jawa Timur), Mandalika (Lombok/NTB), Labuan Bajo (NTT), Wakatobi (Sultra) dan Morotai (Maluku Utara). “Silakan yang mau berinvestasi, kami undang ke Indonesia,” katanya.

Arief Yahya bahkan menegaskan kembali, bahwa Indonesia tidak membatasi investor dari mana asal negaranya. ASEAN+3 boleh, Eropa-Amerika juga boleh, Timur Tengah juga silakan. Tiga prioritas investasi pada tahun ini adalah Danau Toba (Sumut), Borobudur Joglosemar (Jateng), dan Mandalika (Lombok/NTB).

Target Wisman

Kawasan ASEAN pada 2016 dikunjungi sekitar 115,8 juta wisman, naik 7% dari tahun sebelumnya. Thailand menduduki posisi tertinggi dengan meraih 30%, diikuti Malaysia 25%, dan Singapura 15%. Porsi Indonesia sendiri masih kecil, sekitar 10%-12%. “Artinya, kita harus berkolaborasi untuk menjadi besar,” ujar Menpar.

Kemenpar sendiri menargetkan bakal ada 15 juta wisman pada 2017. Melalui ajang ATF 2017, Arief Yahya yakin target tersebut bakal tercapai. Itu sebabnya, pihaknya bakal menggenjot wisatawan dari ASEAN.

Selain dari ASEAN, Arief juga mengejar kunjungan turis asing dari China. Dia memperkirakan tahun ini akan ada sekitar 120 juta turis asal negeri Tirai Bambu tersebut yang akan berwisata ke luar negeri. Tentunya ini merupakan potensi besar bagi Indonesia.

Terkait ATF 2017, Indonesia telah mengusulkan 5 event festival yang bisa dipromosikan di negara-negara ASEAN, di antaranya Bali Art Festival, Asmat Cultural Festival di Papu, Singkawang Cap Go Meh Festival di Kalbar, Danau Toba Festival di Sumatra Utara, dan Jember Fashion Carnival di Jawa Timur.

Masih dalam rangkaian ATF 2017, Desa Wisata Ngalnggeran di Wonosari, Gunungkidul, Yogyakarta, berhasil meraih penghargaan sebagai Desa Wisata Terbaik ASEAN 2017 (ASEAN Community Based Tourism  Award 2017).  Berkah ATF 2017 ini diharapkan bisa menular ke destinasi lainnya di Indonesia.

Berkah dari ATF 2017
Bagaimana artikel ini menurut Anda?