SETELAH menyelesaikan tur bertajuk Tour Belong to Each Other ke Jabodetabek, Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera Utara dan Nias Juli lalu, wanita kelahiran 7 Mei 1977 yang akrab dipanggil Bonita itu mengaku semakin jatuh cinta dengan Indonesia. Setiap tempat yang ia kunjungi memberikan spiritual journey berbeda. Kecintaan pada Indonesia dia salurkan melalui keindahan lirik, musik, dan karya. Penyanyi yang tergabung dalam Bonita and The Hus Band itu sangat menanti dan antusias membuat workshop albumnya tahun depan yang rencana diadakan di Ngawi, Jawa Timur.

 

merekabicara-bonita2

Foto:Foto: Dok Bonita

 

Apa destinasi favorit Anda?
Saya sangat terkesan dengan Desa Laguboti, Sumatra Utara. Selain udara bersih, dingin, dan pemandangannya membuat saya tidak berhenti berdecak kagum. Saya sangat terkesan dengan hangatnya masyarakat dan nilai budaya yang berkembang di sana. Keramahan masyarakatnya membuat saya memiliki keluarga baru dan belajar banyak dari budaya mereka. Saya senang karena setiap budaya dan adat pasti ada nilai yang dapat diambil. Nilai-nilai tersebut begitu menginspirasi dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam membuat karya.

Bagaimana pariwisata Indonesia secara umum?
Dahulu, bagi saya liburan yang mengesankan hanya letika berwisata ke luar negeri. Namun sejak jatuh cinta dengan tempat-tempat indah di Indonesia, rasanya saya ingin menjelajahi satu per satu tiap daerahnya. Kita sebagai orang Indonesia seharusnya sangat bersyukur. Itu anugerah. Sayang pengembangannya belum menyeluruh. Sepertinya belum semua tempat wisata di Indonesia didukung penuh oleh masyarakat maupun pemerintahnya. Masih saya rasakan masyarakat dan pemerintah kita jalan sendiri-sendiri.

Jika ada budget 3 juta Anda mau kemana?
Sepertinya Banyuwangi paling pas. Kemarin ketika tur belum sempat menjelajah ke seluruh tempat di Banyuwangi. Di sana banyak pilihan wisata, mulai dari alam, kuliner dan budaya. Dari mulai festival musik hingga kopi ada di Banyuwangi. Dengan budget tersebut sepertinya saya bisa cukup puas mengeksplor.

Apa harapan Anda untuk pariwisata Indonesia?
Saya berharap pariwisata di Indonesia dapat selalu berbenah dan selalu mengevaluasi untuk menjadi lebih baik dalam pelayanannya. Kita dapat mencontoh Korea Selatan yang perkembangan pariwisata dan ekonomi kreatif luar biasa dan didukung penuh oleh pemerintahnya. Menjadi bangsa yang hebat kita butuh merawat, mencintai, dan mengembangkan budaya itu sendiri. Jadi butuh ada dukungan yang bersinergi dari masyarakat setempat dan pemerintah. Saat ini, gaung pariwisatanya belum menyeluruh. Bisa dibayangkan bagaimana jika tiap daerah mengusahakan dengan maksimal bidang pariwisata. Bukan tidak mungkin Indonesia bisa menguasai dunia di bidang pariwisata. (CH/D-1)