Select Page

Otoritas Penerbangan Uni Eropa memastikan bahwa Citilink telah memenuhi standar penerbangan Eropa, sehingga bisa terbang di wilayah Eropa lagi

MANAJEMEN maskapai berbiaya murah (LCC) Citilink Indonesia menyambut gembira keputusan otoritas penerbangan Uni Eropa (EASA), yang sekaligus membuktikan komitmen perusahaan sebagai maskapai yang mengutamakan keselamatan dan keamanan penerbangan.

“Ini merupakan pengakuan Internasional yang penting, tidak saja bagi Citilink tetapi juga bagi dunia penerbangan Indonesia. Pengakuan resmi ini berarti banyak karena bisa meningkatkan kepercayaan masyarakat interasional terhadap industri penerbangan nasional”, kata Presiden & CEO Citilink Indonesia Albert Burhan di Jakarta, Jumat  (17/6). Albert Burhan mengemukakan hal itu menanggapi kebijakan Otoritas penerbangan sipil Uni Eropa yang sempat mencabut Citilink Indonesia dari daftar hitam (blacklist) pesawat yang dilarang terbang di wilayah Uni Eropa.

Citilink Mencapai  Level Internasional

Albert menjelaskan, dengan pengakuan internasional tersebut berharap tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Citilink Indonesia pun akan semakin meningkat dan mampu mempercepat upaya Citilink Indonesia dalam melebarkan sayapnya hingga ke level internasional.

Sementara itu, Direktur Operasional Citilink Indonesia Hadinoto Soedigno mengatakan bahwa standar keselamatan penerbangan yang ditetapkan oleh tim audit Uni Eropa cukup tinggi, namun demikian Citilink berhasil melewati proses audit yang berlangsung selama hampir lima bulan tersebut dengan baik. “Hampir seluruh aspek mulai dari kinerja operasional, safety, quality, airworthiness hingga sistem pelayanan dan penanganan penumpang menjadi faktor yang sangat diperhatikan dan menentukan selama proses audit berlangsung,” katanya.

Menurut Hadinoto, tim khusus audit dari otoritas penerbangan Uni Eropa secara kontinyu dan hampir non-stop mengadakan rapat dan kunjungan lapangan, mulai dari level direksi hingga petugas lapangan di bandara-bandara yang diterbangi Citilink Indonesia.

Keberhasilan penerbangan Indonesia dan Citilink Indonesia juga disampaikan langsung oleh Duta Besar Uni Eropa Vincent Guerend kepada Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi.