Select Page

Jutaan komuter membutuhkan sambungan internet cepat saat terjebak macet dan menunggu kedatangan angkutan umum.

Fakta Menunggu infographic

APA yang bisa dilakukan para pemasar ketika ada peluang terkait kebiasaan komuter? Pada 2015 Badan Pusat Statistik Indonesia menyatakan bahwa di Jakarta saja terdapat 1,38 juta komuter setiap hari. Bila digabungkan dengan 1,04 juta komuter dari wilayah sekitar, jumlahnya menjadi 2,42 juta komuter. Penelitian itu juga menemukan bahwa para komuter menghabiskan sekitar 1 hingga 3 jam sehari untuk pulang-pergi dari dan ke tempat tujuan.

Rilis dari Opera yang menghubungkan lebih dari 350 juta pengguna internet di seluruh dunia juga mengutip pernyataan Yayat Supriatna, dosen Fakultas Arsitektur dan Teknologi Lingkungan Universitas Trisakti, yang baru-baru ini mengadakan survei yang menunjukkan bahwa pada umumnya para komuter menghabiskan waktu 90 menit untuk pulang-pergi. Seluruh waktu tersebut tidak hanya habis di perjalanan saja, tapi juga saat menunggu ketika terjebak macet mau pun kedatangan angkutan umum.

Berangkat dari situ Opera mengadakan sebuah survei yang mencakup sembilan kota besar di Indonesia. Hasil dari survei itu menunjukan Sebanyak 78% responden menyatakan bahwa menunggu terasa lebih baik jika mereka memiliki koneksi Internet cepat. Persentase tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan dengan jawaban responden yang menyatakan bahwa mereka memilih berbincang dengan teman atau keluarga (52,9%) atau bahkan sembari menikmati makanan dan minuman (40%).

Survei itu juga mengungkapkan makna penting Internet bagi komuter. Tujuh dari sepuluh responden mengatakan bahwa mereka rela mengorbankan sesuatu untuk mendapatkan koneksi Internet kala menunggu. Hasil survei Opera juga menyatakan bahwa browsing (berselancar) dan menggunakan aplikasi media sosial termasuk dalam tiga pilihan utama komuter yang menggunakan ponsel pintar mereka saat menunggu.

“Hasil dari survei ini bisa diubah menjadi peluang. Kami percaya bahwa setiap detik merupakan investasi bagi masa depan Indonesia yang lebih baik. Opera menyadari bahwa banyak sekali waktu yang terbuang oleh komuter Indonesia setiap hari. Sesungguhnya, ada banyak cara untuk membuat saat menunggu menjadi lebih menyenangkan dan produktif dengan memanfaatkan Internet,” ujar Sunil Kamath, Vice President South Asia & South East Asia Opera Software.

Berdasarkan hal tersebut, Opera kemudian meluncurkan gerakan “DaripadaNunggu untuk mendorong masyarakat memanfaatkan waktu menunggu dengan hal-hal lebih produktif. Melalui situs daripadanunggu.com, pengguna dapat mengakses beragam video tutorial dari Opera yang akan dirilis setiap minggu. Para komuter juga dapat berpartisipasi melalui tagar #DaripadaNunggu di Twitter dan mencari beragam tip dan trik untuk mengubah momen menunggu menjadi lebih produktif. “Waktu adalah aspek kehidupan krusial dan sudah seharusnya dimanfaatkan seefisien mungkin. Ingatlah, bahwa kita tidak dapat memutar balik waktu barang sedetik pun,” ujar Salman Aristo, sutradara konten video Opera seperti termuat dalam rilis.

Terlepas dari gerakan yang dirilis Opera, hasil survei tersebut bisa dimanfaatlan oleh para pemasar. Siapa tahu muncul program inovatif yang bisa membantu Anda mencapai target tahun depan. (D-1)

Fakta Menunggu & Internet
Bagaimana artikel ini menurut Anda?