PEMESANAN dan pengguna online travel agent (OTA) dari waktu ke waktu terus bertambah. Phocuswright (Travel, Tourism and Hospitality Research) memrediksi pangsa pasar OTA akan berlipat ganda pada 2020.

Photo by rawpixel.com on Unsplash/photo slider: Foto Slider by Chris Adamus on Unsplash

Photo by rawpixel.com on Unsplash/Photo Slider by Chris Adamus on Unsplash

Dalam laporan Travel Trends 2018 yang dikeluarkan Trekksoft (perusahaan pengelola dan penyedia perangkat lunak online booking) antara lain dibahas tentang online booking, peranan telepon genggam, tiga besar pasar perjalanan, hingga trend female solo travellers.

Data dari Phocuswright seperti tertulis dalam laporan Trekksoft, menyebutkan pemesanan perjalanan dan aktivitas melalui situs mau pun aplikasi online diprediksi akan terus meningkat dari US$9 miliar pada 2015 menjadi US$ 21 miliar pada 2020. Sepanjang 2017 tercatat 49% pemesanan online dilakukan lewat perangkat mobile. Persentase itu naik18% dibandingkan dengan 31% pada 2016. Data juga menunjukkan, 79% pengguna ponsel pada 2017 menyelesaikan pemesanan secara online. Persentase itu jauh lebih tinggi dibandingkan dengan 2016 sebesar 70%.

Berikut Profile dan Kebiasaan Pemesan tur & aktivitas secara online seperti ditulis Head of Content Trekksoft Lucy Fuggle dalam laporan Travel Trends 2018.

Profil Pemesan Online

Keterangan

Jenis Kelamin Pengguna 64% pemesanan yang diproses dari berbagai perusahaan melalui Trekksoft, dilakukan oleh perempuan.
Usia 69% pemesan tur dan aktivitas berusia 34 tahun atau lebih muda. Rata-rata antara 25 hingga 34 tahun. Generasi yang lebih tua hanya 8% dengan rentang usia 45 sampai 54 tahun. Sedangkan usia di atas 55 tahun, tercatat sebesar 7%.
Kapan Pemesanan Dilakukan?
  • Data TripAdvisor menyebutkan, 59% wisatawan mulai mencari informasi (melakukan penelitian) satu hingga tiga bulan sebelum keberangkatan.
  • Data dari Phocuswright menunjukkan, 38% pemesanan tur dan aktivitas terjadi pada rentang yang sama sampai dua hari sebelum aktivitas berlangsung. Khusus untuk aktivitas, sebagian besar konsumen memesan setelah sampai di tempat tujuan, hanya 19% yang memesan satu bulan sebelumnya.
Kekuatan Ulasan (Review) Perusahaan yang bergerak di bidang pariwisata perlu secara sadar mengelola reputasi secara online. 9 dari 10 wisatawan berpikir, membaca ulasan online sebelum mengambil keputusan sangat penting.