Select Page

MAU berlibur ke Natuna? Ini artikel yang mesti disimak, supaya kamu menyusun budget, mempersiapkan itenerary, tempat menginap, dsb.

IMG_0999

AKSES

  1. Natuna bisa dicapai dengan penerbangan dari Batam. Ada juga kapal PELNI reguler dari Pelabuhan Selat Lampa.
    Dari Bandar Udara Ranai menuju pusat kota bisa menggunakan taksi (angkutan umum berbentuk mobil biasa) dengan biaya Rp50.000/orang, diantar sampai tujuan.
  2.  Ada dua pelabuhan penumpang besar di Natuna, yakni Pelabuhan Selat Lampa dan Pelabuhan Binjai.
  3. Dari Ranai, Ibu Kota Kabupaten Natuna menuju Pelabuhan Selat Lampa butuh waktu sekitar 1 jam perjalanan. Dari Ranai menuju Pelabuhan Binjai sekitar 30 menit.
  4. Ada angkutan umum yang disebut taksi (mobil Avanza dan sejenisnya) yang mangkal di lampu merah Pasar Ranai dengan jurusan Pelabuhan Selat Lampa dan Binjai. Jika sudah mengenal pengemudi, maka taksi bisa dipanggil dan menjemput sesuai perjanjian.
  5. Beberapa pulau harus ditempuh berjam-jam dari Ranai (perjalanan laut). Namun, beberapa di antaranya hanya butuh waktu di bawah satu jam perjalanan. Pulau yang kerap didatangi wisatawan antara lain, Pulau Sedanau, Pulau Senua, dan Pulau Tiga.
  6. Pulau Sedanau merupakan pulau yang kaya objek wisata arkeologi, budaya, sejarah, snorkeling, diving, dan memiliki pecinan. Dari Binjai butuh perjalanan laut sekitar 45 menit.
  7. Pulau Tiga dapat dicapai dari Pelabuhan Selat Lampa. Ada angkutan kapal reguler dengan frekuensi dua kali sehari. Berangkat dari Pulau Tiga menuju Pelabuhan Selat Lampa pukul 06.30, kembali ke Pulau Tiga pukul 08.30. Jadwal kedua berangkat dari Pulau Tiga ke Pelabuhan Selat Lampa pukul 11.30, kembali ke Pulau Tiga pukul 13.30.
  8. Ferry berangkat dari Pulau Sedanau, pagi sekitar pukul 07.00 menuju Pelabuhan Binjai, kembali ke Sedanau pukul 14.30. Harga tiket pp Rp100 ribu/orang.
  9. Akses ke Pulau Senua bisa dicapai dari pelabuhan nelayan di Desa Sepempang, sekitar 15 menit perjalanan darat dari Ranai. Dari pelabuhan Desa Sepempang, bisa menyewa kapal/perahu mesin nelayan.
  10. Lebih praktis menyewa kendaraan jika ingin puas mengelilingi objek wisata di Pulau Bunguran (pusat pemerintahan kabupaten dan Bandara Ranai berada).

BUDGET

  1. Saat ini Natuna bisa dicapai dari Jakarta dengan trasit di Batam. Harga tiket jauh lebih murah bila membeli langsung paket Jakarta – Natuna, dibandingkan beli terpisah Jakarta – Batam dan Batam – Natuna. Harga tiket paket pp rata-rata sekitar 3,8 juta. Jika beli terpisah pp bisa mencapai Rp5 juta.
  2. Transportasi dari Bandara Ranai menuju pusat kota/penginapan menggunakan taksi (mobil biasa) Rp50.000/orang.
  3. Biaya sewa kendaraan perhari Rp400.000 (di luar pengemudi dan bahan bakar) dan Rp500.000 (di luar bahan bakar).
  4. Naik taksi (angkutan umum) dari Ranai ke Pelabuhan Binjai Rp30.000.
  5. Naik taksi (angkutan umum) dari Ranai ke Pelabuhan Selat Lampa Rp35.000.
  6. Sewa kapal satu harian dari pagi hingga sore sekitar Rp1,5 juta (bisa dari Pelabuhan Binjai atau pun Pelabuhan Selat Lampa).
  7. Jika ingin ke Pulau Tiga dengan kapal reguler Rp15.000 hingga Rp20.000/orang. Jika menyewa kapal khusus ke Pulau Tiga pp dan pulau kecil lain di sekitarnya,Rp300.000 hingga Rp500.000, tergantung banyaknya spot yang dituju dan kemampuan tawar-menawar.
  8. Jika ingin ke Pulau Senua, biaya sewa kapal/perahu nelayan pulang pergi dari pelabuhan nelayan di Desa Sepempang Rp300.000 hingga Rp500.000.
  9. Makan seafood sederhana dengan satu lauk sekitar Rp50.000.
  10. Makan menu biasa sekitar Rp20.000.
  11. Menyewa peralatan diving Rp 700 ribu plus pendamping perhari Rp200 ribu.
  12. Menyewa peralatan snorkeling Rp100.000.
  13. Peralatan menyelam dan snorkeling bisa didapat di Kelompok Sadar Wisata Bintang Laut di Desa Sepempang, Kota Ranai. Kontak:Pak Mardius 082284076541.
  14. Penginapan jenis homestay Rp75.000/orang hingga Rp100.000/0rang
  15. Penginapan Guest House sekelas Alif Stone Park sekitar Rp600.000 hingga Rp750.000.
  16. Di Natuna tersedia penginapan dari harga Rp100 ribu hingga Rp750.000

 

TIPS

  1. Saat tulisan ini dibuat, setiap hari ada penerbangan dari Batam ke Natuna, kecuali hari Minggu.
  2. Jangan pernah datang di musim angin utara (September – Februari). Angin utara akan menghambat semua aktivitas. Pada bulan-bulan itu, cuaca mendung, cenderung hujan, dan angin bertiup kencang, sehingga kapal yang menjadi transportasi antarpulau di Natuna kerap tak bisa beroperasi. Buruknya cuaca juga menyebabkan aktivitas diving, snorkeling, kano, dsb tidak bisa dilakukan.
    Datanglah di musim air laut tenang, antara Maret hingga Agustus. Paling aman jika datang di bulan April hingga Agustus.
  3. Akses internet masih terbatas, terutama di musim angin utara.
  4. Jika Anda suka diving dan snorkeling, luangkan waktu untuk menikmati bawah laut Natuna. Jika memiliki peralatan menyelam dan snorkeling sendiri, jangan ragu untuk membawa serta. Di Pulau Natuna masih sangat sedikit penyewaan peralatan kedua kegiatan tersebut.
  5. Jika ingin snorkeling dan diving, hubungi kelompok sadar wisata. Dengan biaya tertentu (lihat budget), wisatawan bisa menyewa kapal, peralatan menyelam, snorkeling, dan pendamping yang sekaligus menjalankan tugas sebagai pemandu untuk menunjukkan spot-spot cantik.
  6. Jangan menyelam atau pun snorkeling tanpa pendampingan.
  7. Di bulan Ramadan, wisatawan bisa mendapat keuntungan tambahan terkait wisata kuliner. Saat itulah aneka masakan dan jajanan khas Natuna banyak bermunculan.
  8. Banyak penginapan dan homestay yang bisa dipilih di Pulau Bunguran Besar (tempat ibukota kabupaten dan Bandara Ranai berada). Harganya bervariasi antara Rp100 ribu hingga Rp750.000.
  9. Di Pulau Tiga terdapat dua homestay dengan harga Rp75 ribu permalam. Di pulau-pulau lain di Natuna juga terdapat beberapa homestay.
  10. Banyak tempat makan yang bisa dikunjungi, mulai dari restoran, kedai, kafe, hingga kaki lima, utamanya di Ranai, Ibu Kota Kabupaten Natuna.
  11. Saat angin utara (puncak Januari – Februari), cuaca di Natuna lebih banyak mendung dan hujan. Namun, di saat laut tenang (Maret-Agustus) cuaca cerah, matahari bersinar sangat terik. Karena itu, persiapkan perlengkapan pribadi sesuai dengan cuaca.
    Datangi pasar tradisional jika ingin mendapatkan dan mencicipi jajanan khas Natuna.