Select Page

 

vacation-149960_1280

Kredit Foto: pixabay.com

ADA yang beranggapan, terlalu merepotkan jika harus menggunakan tabir surya ketika harus beraktivitas di bawah terik matahari. Liburan di pantai bisa terganggu karena setiap beberapa jam harus mengoleskan kembali tabir surya.

Tunggu dulu, jangan pernah menyepelekan manfaat tabir surya. Mungkin saat ini Anda tidak merasakan dampak apa pun. Namun, ketika usia bertambah, kekuatan dan kelenturan kulit berkurang, efek dari paparan sinar matahari baru terlihat. Munculnya flek atau spot-spot hitam di wajah, bisa sangat mengganggu penampilan dan kepercayaan diri. Lebih parah lagi, para ahli menyebutkan, paparan sinar matahari dalam jangka waktu panjang bisa menjadi salah satu penyebab atau pemicu kanker kulit.

Terlepas dari itu, mari kita kenali beberapa istilah yang kerap digunakan dalam berbagai produk tabir surya. Nivea, salah satu produsen produk pelindung sinar matahari di bawah PT Belersdorf memberikan beberapa tips yang bisa memerluas wawasan.

Disebutkan, ada dua faktor utama yang memengaruhi perlindungan kulit dari sinar tabir surya (UV), yakni sun protection factor (SPF) dan protection ageing (PA). SPF dapat melindungi kulit dari radiasi UVB yang menyebabkan kulit terbakar dan diukur dengan angka semisal SPF 30, SPF 50, dst. Sedangkan PA lebih melindungi kulit dari radiasi UVA yang menyebabkan kerusakan kulit lebih dalam. Biasanya dalam produk ditandai dengan kode PA+, PA++, PA+++, dst.

Dr Srie Prihianti Gondokaryono yang juga menjabat sebagai sekertaris umum Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia merekomendasikan penggunaan produk bertanda PA++ untuk kulit Asia.

Selain itu, dia mengingatkan bahwa tabir surya yang memiliki SPF tinggi bukan berarti bisa melindungi kulit sepanjang hari. SPF rendah atau tinggi hanya menandakan berapa lama kita harus mengoleskan kembali tabir surya. Kekerapan penggunaan sun block juga dipengaruhi jenis kulit dan kondisi lingkungan.

Dia merekomendasikan takaran penggunaan perlindungan dengan takaran sendok teh di area wajah, leher, dan tiap lengan, 2 sendok teh untuk area dada, punggung, dan tiap kaki. Ulangi penggunaan tabir surya dengan SPF minimal dua jam sekali agar bisa memberi perlindungan maksimal

Perbedaan UVA dan UVB

UVA

UVB

Merusak kulit lebih dalam dibandingkan dengan UVB. Menyebabkan kulit perih terbakar.
Menyebabkan penuaan dini, memercepat timbulnya kerutan dan bintik hitam. Menyebabkan kulit belang dan gelap.
Menimbulkan kerusakan jangka panjang pada kulit Dalam jangka panjang mampu menyebabkan kanker.
Sinar UVA dibagi lagi menjadi UVA1 yang paling berbahaya, menyebabkan kerusakan dan mutasi DNA yang bisa memunculkan kanker. Dampak UVB pada kulit: kulit terbakar, melepuh, pigmentasi kulit jangka panjang, kulit kering, dan mengelupas
Dampak UVA pada Kulit: penuaan kulit, kanker kulit, bintik-bintik, alergi kulit kronis, dan kerusakan DNA.
Kenali Simbol SPF & PA
Bagaimana artikel ini menurut Anda?