Select Page

Tidak hanya berhawa sejuk, Malang memiliki tawaran menarik liburan keluarga seperti Museum Angkut, Agrowisata, Jatim Park, dan lainnya.

SUDAH lama keluarga kami ingin mengunjungi Malang, Jawa Timur. Beberapa teman yang sudah terlebih dahulu menikmati kota berhawa sejuk itu terus berpromosi. Maka, museum Angkut, kebun apel, dan Jatim Park jadi agenda utama libur sekolah beberapa waktu lalu.

Kami hanya punya waktu empat hari tiga malam. Jelas tidak cukup untuk menjelajahi beragam objek wisata di Malang dan sekitarnya. Tapi itulah waktu yang kami punya dan harus dimanfaatkan dengan maksimal. Prinsipnya, anak-anak bisa bersenang-senang, menambah pengetahuan, membuka wawasan, dan mengenal serta lebihmenghargai keberagaman.

Jauh-jauh hari kami sudah memersiapkan pesanan hotel dan transportasi selama di Malang. Referensi dari teman dan internet jadi panduan. Kami menginap di guest house dua kamar berjajar dengan pertimbangan lebih homy. Kendaraan pun sudah dipesan jauh-jauh hari, jenis Avansa dengan harga Rp450 ribu/hari termasuk pengemudi dan bahan bakar. Kami beruntung mendapat pengemudi yang ramah, tahu medan, bahkan berperan sebagai pemandu wisata. Pak Harmoko, pengemudi kami cepat akrab dengan anak-anak.

Hari Pertama: Museum Angkut

edisi 24 liburan keluarga malang bis museum angkut

Museum Angkut jadi tujuan di hari pertama. Berada di kota Batu, sekitar satu jam perjalanan santai dari Kota Malang. Jam operasionalnya dimulai pukul 14.00, jadi tepatlah jika menjadi agenda pertama setelah mendarat di Bandara Abdul Rachman Saleh, Malang, Jawa Timur.

Sesuai namanya, berbagai alat transportasi darat, laut, dan udara ditampilkan di museum. Lalu apa yang membuat istimewa? Penataan dan penempatan jenis transportasinya dibuat atraktif dan memiliki tema. Memasuki ruang pertama, pengunjung bisa melihat keragaman mobil mewah era 1930-an hingga model terkini. Di lantai dua bisa beraksi sebagai pilot di pesawat, lengkap dengan seragam dan topi. Juga bisa menikmati sensasi bergaya di dalam helikopter yang terparkir di halaman gedung lantai dua.

Jika lapar atau haus, tersedia kafe pesawat, sehingga Anda seolah sedang menikmati kuliner sembari terbang. Masih di lantai yang sama, terdapat wahana transportasi khusus kereta api, mulai dari lokomotif berbahan batu bara hingga menggunakan listrik. Ketika pindah ke bagian lain, pengunjung dibawa pada suasana Jakarta tempo doeloe. Warung makan dengan pemandangan sepeda onthel, becak, delman, oplet, hingga bajaj.

Pada bagian lain, Anda pasti tercengang melihat wahana yang menggambarkan masing-masing negara. Jajaran kafe,patung, vespa, pizza, mewarnai wahana Italia. Di London, kita bisa naik tram dan bus tingkat. Di Paris ada kereta kencana yang siap membawa berkeliling,termasuk ke Menara Eiffel. Sebelum memasuki arena Amerika, kami dikagetkan suasana Bronx. Para pengunjung seperti berada di antara penjahat brutal lengkap dengan senjata. Silakan berfoto dengan gaya jagoan pemberantas kejahatan. Interior yang dipasang begitu mendukung semua suasana itu.

Di kawasan Amerika terdapat beragam mobil kuno dan antik seperti layaknya film-film Hollywood tempo dulu. Bagi kami, tema Amerika paling menarik. Ada replika kendaraan yang dipakai Batman, James Bond, Fast Furious, dan lainnya. Usai menikmati semuanya, kami bersantap di Floating Market yang ada di halaman luar museum.

Hari Kedua : Jatim Park

edisi 27 liburan keluarga jatim park baru

Setelah tidur nyenyak, pagi-pagi kami bersiap mengunjungi Jatim Park 1 dan 2. Kedua tempat itu menawarkan pengalaman menyenangkan dan penuh edukasi. Jatim Park 1 lebih menawarkan beragam permainan mirip dengan Dunia Fantasi, Jakarta. Jatim Park 2 lebih seperti Taman Safari, namun diatur sedemikian rupa sehingga saat berkeliling bisa mendapatkan semua yang ditawarkan.

Kami juga mengunjungi Eco Green Park, kebun binatang mini lengkap dengan informasi edukatif. Kami menyewa bike untuk berkeliling, seharga Rp100.000 untuk tiga jam. Tiket paket untuk mengunjung Jatim Park dan Eco Green Park ditawarkan di situs resmi objek wisata tersebut.

Hari Ketiga: Memetik Apel

edisi 27 liburan keluarga kebun buah malang

Ini jenis kegiatan agrowisata lama yang tetap menarik. Kami datang ke Agrowisata Batu dengan tiket masuk Rp25.000/orang. Silakan memetik apel dan memakannya sekuat dan sebisa Anda. Buah yang sudah dipetik dan akan dibawa pulang dikenai biaya dengan hitungan perkilogram.

Puas di kebun apel, kami melanjutkan perjalanan ke Waduk Selorejo yang berada di luar wilayah Batu. Tempat itu dipilih karena ada fasilitas memancing. Anak-anak bergembira, meski untuk mendapatkan ikan di waduk terhitung agak lama.

Hari Keempat: Air Terjun

edisi 27 liburan keluarga malang

Hari keempat atau terakhir, kami mengunjungi Air Terjun Coban Rondo di Malang. Dari lokasi parkir tidak perlu berjalan terlalu jauh. Hanya beberapa jenak, Anda sudah bisa menikmati pemandangan menakjubkan.Kami juga mampir ke wisata labirin yang membuat anak-anak berteriak gembira dan bermain petak umpet. Mereka juga belajar memanah serta bermain sepeda gunung. Selesai sudah perjalanan liburan kami ke Malang dan Batu. Jika Anda belum pernah menjelajahi dua kota itu, siapkan waktu segera untuk menikmati sensasi liburan menyenangkan bersama keluarga. (D-1)

Foto-foto: Dok Keluarga Sulha Handayani

TIPS

  • Sangat penting menyusun itenerary untuk memaksimalkan keterbatasan waktu, meski dalam praktik kerap meleset.
  • Persiapkan dan pesan hotel terlebih dahulu, terutama di musim libur sekolah.Cari referensi dari teman dan internet. Jika pergi bersama beberapa keluarga, akan lebih menyenangkan bila mendapat kamar bersebelahan atau memiliki pintu tersambung.
  • Pesan pula tiket pesawat jauh-jauh hari. Lebih murah dan terencana.
  • Pikirkan transportasi ketika tiba di tepat tujuan. Cari referensi dari teman,internet, atau hotel tempat menginap jika ingin menyewa kendaraan. Mendapat kendaraan dan pengemudi yang ramah dan mengetahui medan akan menyenangkan dan memberi rasa nyaman.

 

 

Liburan Seru Sekaligus Edukasi di Malang
Bagaimana artikel ini menurut Anda?


Also published on Medium.