Penggila batik dan wisata belanja mesti datang ke Kota dan Kabupaten Pekalongan. Dua tepat itu menawarkan aktivitas belanja menakjubkan.

IMG_4728
KOTA dan Kabupaten Pekalongan benar-benar menawarkan jelajah batik sesungguhnya. Di dua daerah administrasi itu, batik bisa ditemui di mana-mana dengan harga mulai dari puluhan ribu hingga ratusan juta rupiah. wisatawan akan dimanjakan dengan keragaman batik khas pesisir yang menawarkan warna-warna memesona dan menunjukan akulturasi budaya menakjubkan, mulai dari China, Arab, hingga Eropa.

Dua daerah administrasi itu juga memiliki kain tenun yang produksinya digunakan untuk memenuhi kebutuhan pelosok Nusantara. Bahkan di Kabupaten Pekalongan, produksi jins rumahannya disebut terbesar di Asia. Dari tangan para pengrajin itu, Kabupaten Pekalongan memasok berbagai kebutuhan merek-merek jins terkenal berskala nasional dan internasional. Jadi, bisa dibayangkan, betapa menakjubkan berburu batik, tenun, dan celana jins di dua daerah yang sama-sama menyandang nama Pekalongan tersebut.

IMG_4844Kota Pekalongan
Kota Pekalongan, ditetapkan UNESCO sebagai kota kreatif untuk kategori Craft & Folk Art (kerajinan dan kesenian masyarakat). Kenyataannya, batik Pekalongan memang luar biasa. Setelah sempat lesu, kini industri itu kembali menggeliat. Untuk menjaga kelestarian, kini sekolah-sekolah diharuskan memasukan kurikulum lokal tentang batik. Bahkan universitas di Pekalongan telah membuka jurusan batik.

Jika datang ke kota itu, jangan lupa mengunjungi pusat grosir batik di Pasar Sentono, dan beberapa kampung batik, di antaranya Kauman, Pesindon, dan Kemplang, Di kampung-kampung itu, Anda bisa mendatangi langsung pengrajin dan produsen batik. Beberapa di antaranya telah membuka semacam show room dengan harga yang sangat bervariasi, mulai di bawah Rp50 ribu hingga batik tulis yang rata-rata perlembar kainnya mendekati harga Rp1 juta.

IMG_7888(1)Kabupaten Pekalongan
Rasanya tidak berlebihan jika Kabupaten Pekalongan memasang tagline Bumi Legenda Batik Nusantara. Di kota itu, tersedia batik dengan harga murah mulai dari Rp20 ribu hingga karya maestro yang harganya ratusan juta rupiah. Masing-masing segmen terbagi dalam sentra-sentra wilayah.

Jika ingin mencari batik murah, maka datanglah ke kawasan Bauran, Pekalongan. Untuk harga menengah atas bisa menjelajahi kawasan Wiradesa. Sedangkan untuk batik kualitas seni, silakan datangi master-master batik dengan harga mulai puluhan juta hingga ratusan juta rupiah. Ada juga International Batik Center (IBC) yang menjadi sentra grosir batik di Kabupaten Pekalongan.

Ketua Dekanasda Pekalongan Munafah Asip didampingi sekertaris Dekranasda Abdul Choliq, menjelaskan, ada sekitar 12 ribu pengrajin di Kabupaten Pekalongan. Sebagian mengerjakan batik, ada juga yang menggarap tenun, pembuatan celana jins, hingga celana gunung.
Kini, Kabupaten Pekalongan tengah mengembangkan batik dengan pewarnaan sistem colet (menggunakan kuas).

Dekranasda Pekalongan membuka pelatihan gratis membuat batik untuk pemuda-pemudi yang tidak bisa melanjutkan ke perguruan tinggi. Beberapa lulusan dari tempat itu sudah mandiri, dan kini ikut mewarnai pertumbuhan batik di Kabupaten Pekalongan.

IMG_5091Pasar Sentono & IBC
Ini dua tempat yang bisa dipilih jika tak banyak memiliki waktu untuk mendatangi sentra-sentra perkampungan batik. Pasar Sentono dikenal sebagai pasar grosir batik Kota Pekalongan, sedangkan IBC terletak di Kabupaten Pekalongan. Keduanya menawarkan beragam batik dengan harga tergantung kualitas dan tentu kemampuan tawar-menawar.

Kampung Canting
Kota Pekalongan memiliki Kampung Canting di Kelurahan Landungsari. Rumah-rumah di kelurahan itu rata-rata mengerjakan home industri pembuatan canting cap dan tulis. Hampir bisa dipastikan, canting-canting yang tersebar di Nusantara berasal dari kawasan ini. Pesanan bukan hanya datang dari dalam negeri, tetapi juga luar negeri. Wisatawan bisa melihat proses pembuatan canting cap yang cukup rumit, membutuhkan keahlian, kesabaran, dan rata-rata satu canting cap butuh waktu pengerjaan sekitar tiga bulan.

IMG_4987Tenun Asritex
Jalan Karya Bakti Gg V no 24, Pekalongan
Telp (0285) 425295

Pekalongan memiliki tenun tangan, salah satunya Tenun Asritex. Pasar tenun Kota dan Kabupaten Pekalongan sudah mencapai pelosok Nusantara. Perusahaan yang masuk kategori menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM) itu melayani pesanan tenun dari berbagai daerah di Indonesia, juga perusahaan besar dengan merek-merek terkenal.

Di tempat itu, Anda bisa berbelanja berbagai produk kain tenun, sekaligus melihat proses pembuatan. Hampir seluruhnya dikerjakan perajin laki-laki yang rata-rata sudah berumur. Setiap minggu, perorang bisa menghasilkan 70 meter. Sayang, kini tenun Pekalongan tengah menghadapi kendala regenerasi. Sangat sedikit generasi muda yang tertarik melanjutkan dan memelajari keahlian tersebut. (D-1)