Select Page

Apotek Chung Hwa yang Terletak Di Glodok Menjadi Kedai Teh dan Siap Beroperasi Kembali Mengembalikan Kenangan dan Kejayaan Masa Lalu

Bangunan tua eks Apotek Chung Hwa sudah menjadi ikon di Kota Tua sejak lama. Setelah 8 bulan dipugar oleh Ketua Arsitek Indonesia, Ahmad Djuhara, Apotek Chung Hwa kini siap beroperasi kembali dengan alih fungsi sebagai kedai teh.

Apotek Chung Hwa terletak di kawasan Patekoan, Glodok.  Nama itu memiliki sejarah yang kini ingin dihidupkan kembali.  Dulu, seorang Kapiten China bernama Gan Jie selalu menyediakan 8 teko berisi the di muka rumahnya, agar pengunjung dan pekerja miskin yang letih bisa minum air the tanpa dipunguti biaya.  Delapan teko the inilah yang menjadi ciri khas kawasan Patekoan.

Direktur Utama JOTRC (Pembangunan Kota Tua Jakarta), Lin Che Wei mengungkapkan, selesainya pemugaran Apotek Chung Hwa menjadi symbol revitalisasi Kota Tua Jakarta secara keseluruhan.  “Proyek revitalisasi Kota Tua sudah mencapai 80%.  Dari 17 gedung yang masuk daftar pugar, 3 sudah selesai direvitalisai dan 12 lainnya masih dalam proses”, katanya ketika meresmikan selesainya pemugaran Apotek Chung Hwa.

Kawasan  Kota Tua Jakarta terus berbenah.  Selain melakukan pemugaran, kawasan tersebut juga masuk sebagai nominasi Warisan Budaya UNESCO mewakili Indonesia.  UNESCO akan mengumumkan siapa saja yang akan ditetapkan sebagai Warisan Budaya DUnia sekitar pertengahan tahun 2017.


Also published on Medium.