Mulai tahun ini Thailand tidak lagi fokus pada promosi kuantitas yang diukur dari banyaknya jumlah kedatangan wisatawan mancanegara (wisman), tetapi lebih ke kualitas.

Pariwisata kian memegang peranan penting untuk mendatangkan devisa di banyak negara. Berikut target, capaian, dan strategi Pariwisata Indonesia, Thailand, Malaysia, Singapura, dan Myanmar.

Indonesia

Target 2016: 12 juta wisatawan mancanegara
Target & Capaian 2015: 8.017.589 juta per Oktober 2015,
dari target 10 juta wisman

Pemerintah Indonesia menambah negara yang memperoleh fasilitas bebas visa dari yang semula 15 kini menjadi 90 negara. Dilakukan pula reformasi perizinan untuk yacht, dan pemberian insentif bagi investor melalui paket kebijakan ekonomi lima dan tujuh terkait pajak tax dan kemudahan bagi industri padat karya. Dalam jumpa pers akhir tahun, Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, Kementerian Pariwisata bersama stakehoder pariwisata akan melanjutkan strategi pemasaran dan promosi dengan fokus pada positioning memperkuat branding Wonderful Indonesia di pasar utama.

Thailand

Target 2016: 32 juta wisatawan mancanegara
Target & Capaian 2015: 29 juta per 23 Desember 2015,
dari target 28,8 juta wisman

Menteri Pariwisata dan Olahraga Thailand Kobkarn Wattanavrangkul seperti dikutip dari situs thailand. prd.go.th, mulai menerapkan strategi untuk menjadikan Thailand sebagai salah satu dari lima tujuan wisata dunia, 20 tahun ke depan. Thailand kini tidak lagi fokus pada promosi kuantitas yang diukur dari jumlah kedatangan wisatawan, tetapi lebih pada kualitas dengan patokan antara lain, pengeluaran wisatawaN dan lama tinggal. Mulai 1 Desember 2015, negara itu menerapkan sistem Advance Passenger Processing System (APPS) di enam bandara utama. Diluncurkan pula promosi Two Countries, One Destination dengan memanfaatkan kerjasama dengan empat negara tetangga, Myanmar, Kamboja, Laos, dan Vietnam.

Malaysia

Target 2016: 30,5 juta wisman
Target & Capaian 2015: 26 juta
dari target 29.4 juta wisman

Malaysia untuk pertama kalinya mengalami penurunan jumlah wisman. Diperkirakan penurunan itu terjadi sebagai dampak krisis ekonomi global, bencana banjir di pantai timur Malaysia, dan insiden kecelakaan Malaysia Airlines. Tahun ini Pemerintah Malaysia akan fokus padapendekatan baru untuk wisata medis, pendidikan, olahraga, dan wisata sejarah.

Singapura

Target 2016: 18,5 juta wisman
Target & Capaian 2015: 15,5 juta wisman
(September 2015 dari target 17 juta)

Krisis ekonomi global juga memengaruhi tingkat kunjungan wisman ke Singapura. Pada 2016, ‘Negeri Singa’ itu mempergencar promosi ke pasar China dan berkonsentrasi di pasar baru, Myanmar dan Brasil. Selain itu, dilakukan promosi lebih intens untuk menggaet pasar Indonesia yang menyumbangkan 17% kunjungan wisatawan. Strategi lainnya terus mengembangkan rekreasi baru, event, atraksi tingkat dunia, dani sektor meeting, insentif, confrence, dan exhibition (MICE) yang 2015 persentasenya naik sekitar 30% hingga 40%.

Myanmar

Target 2016: 6 juta wisman
Target & Capaian 2015: 4,5 juta
dari target 5 juta wisman

Myanmar menggandeng perusahan marketing internasional Solimar untuk menjalankan kantor dan upaya promosi ke pasar utama Amerika. Saat ini telah dibuka kantor perwakilan pertama di Washington DC, dan sasaran berikutnya adalah Jepang. Negara itu juga akan membuka perlintasan perbatasan baru serta meningkatkan transportasi yang menghubungkan perbatasan. (Ari/D-1)


Also published on Medium.