Select Page
freepic.com

gambar dari FreePik.com

Olahraga lari menjadi makin populer belakangan ini. Untuk menghindari cedera, pelari pemula meski memperhatikan tips-tips dasar.

LARI marathon kian banyak diminati dan menjalar menjadi hobi dan gaya hidup baru. Marathon juga menjadi ajang di daerah bahkan negara.  Promosi beserta  salah satu cara hidup sehat gaya baru. Komunitas-komunitas  bermunculan, anggotanya mengejar event di berbagai negara.

Namun jangan coba-coba ikut lari marathon tanpa persiapan. Bisa-bisa keinginan untuk sehat berbalik menjadi masalah. Berikut beberapa tips bagi pelari pemula dari pelatih lari Arief Rahman yang juga mantan atlet lari DKI Jakarta.

  1. Pelari pemula disarankan untuk mulai dengan latihan ringan, jarak tidak terlalu panjang dan waktu tidak terlalu lama. Awalnya bisa dilakukan selama 20 menit atau sepanjang 3 km.
  2. Lakukan penambahan waktu dan jarak secara bertahap. Jika latihan rutin semisal tiga kali seminggu, maka minggu berikutnya waktu bisa ditambah 10 hingga 20 menit.
  3. Carilah teman latihan. Seorang pelari pemula biasanya cepat merasa bosan. Kehadiran teman bisa menghilangkan kebosanan dan saling memotivasi.
  4. Gunakanlah sepatu yang nyaman. Sebaiknya pilih sepatu khusus lari agar terhindar dari cedera.
  5. Selalu awali dan akhiri kegiatan lari dengan peregangan (stretching) dan senam-senam ringan.
  6. Kenali kemampuan sendiri. Banyak pelari pemula yang mengikuti kemampuan orang lain. Setiap orang punya kemampuan berbeda, karena itu penting mengenali kemampuan diri sendiri untuk menghindari cedera.
  7. Biasakan membawa air mineral ketika latihan.
  8. Pelari pemula tidak dianjurkan makan makanan pedas dan berminyak.
  9. Jaga semangat! Semangat sangat dibutuhkan oleh pelari pemula. Tanpa semangat latihan akan membawa kebosanan dan akhirnya bisa berhenti. (April/D-1)
Tips Olahraga Lari dengan Aman
Bagaimana artikel ini menurut Anda?