Select Page

Watersport di Bali memang sangat menyenangkan apalagi dilakukan dengan teman, komunitas dan keluarga. Memang, jika ingin menikmati keindahan alam, seni, budaya, bersantai sekaligus memacu adrenalin, Bali-lah tempatnya.

Selalu ada yang bisa dilakukan di Bali. Pulau itu menawarkan beragam keindahan, kegiatan, dan keunikan yang tidak akan habis dijalani dalam satu minggu. Water spot hanya satu dari sekian banyak aktivitas yang bisa dilakukan. Mulai dari flying fish, banana boat, sea walker, sea scooter, parasailing, flyboard, snorkeling, hingga mengunjungi Turtle Island.

Di mana kita bisa melakukan beragam aktivitas itu? Banyak pantai di Bali menawarkan kegiatan tersebut. Antara lain Tanjung Benoa, Sanur, Nusa Dua, Nusa Lembongan, Nusa Ceningan, Jimbaran, dsb. Silakan tetapkan kegiatan yang ingin diikuti, baru kemudian memilih tempat.

Tanjung Benoa merupakan salah satu kawasan yang kerap menjadi pilihan. Pagi itu, langit Januari di Tanjung Benoa biru cerah. Wisatawan mancanegara dan nusantara berbaur, bersiap mencoba berbagai aktivitas. Pemandu terlihat sibuk menjelaskan dalam beragam bahasa, Indonesia, Inggris, China, Jepang, sampai India.

Semua menyimak, semua tidak sabar memulai. Terik matahari dan panas pasir pantai tidak menjadi halangan. Di Tanjung Benoa, wisatawan bisa mencoba apa saja yang dimau. Syaratnya sederhana: berani menerima tantangan

Flyboard

Siapa saja bisa menjadi superhero lewat permainan flyboard. Terbang, meliuk di atas sepatu berselang besar yang menjadi pengantar semburan air dari tenaga jetski. “Seperti Iron Man,” kata Kinara, 13, yang tidak sabar menunggu giliran ‘terbang’.

Flyboard - Trend Aktivitas Pacu Adrenalin di Bali

Dok. Flyboard Bali

Tidak lama kemudian, instruktur memasangkan pelampung, sepatu khusus flyboard, dan memberi arahan. Lalu, dimulailah sesi latihan selama 20 menit. Setelah jatuh bangun berkali-kali, akhirnya Kinara mampu berdiri menyeimbangkan badan. Tidak sampai satu menit, dia kembali tersungkur.

Susah? “Susah,” ujar Aga peserta lain yang belum berhasil berdiri. “Tidak kok,” kata Darmadi dari Jakarta yang sekali latihan langsung bisa berdiri cukup tinggi, hingga bermenit-menit. Wisatawan dari India yang tengah mengantre, kian penasaran, ingin cepat mencoba.

Budhi Hastho Pengelola Flyboard Bali bertutur, olahraga air itu bisa dimainkan oleh siapa saja dengan batas berat minimal 120 kg. Jika kaki sudah kuat, bisa bermain sendiri. Tetapi anak-anak juga bisa bermain tandem dengan instruktur.

Flyboard, katanya, ditemukan atlet jetski dari Prancis, Franky Sapata pada 2011. Pada 2013, Jan Harkema dari Belanda dan satu orang Rusia membawa olahraga air itu ke Indonesia, hanya untuk orang yang ingin belajar private. Harkema kemudian memiliki ide untuk disewakan kepada umum. Maka jadilah kemudian Flyboard Bali.

“Permainan itu menjadi lebih populer setelah muncul salah satu iklan yang menunjukan kepiawaian dan kebebasan bermain flyboard. Dalam satu bulan bisa 300 orang yang bermain.”

Budhi punya mimpi terkait flyboard Indonesia. Saat ini, katanya, setiap tahun ada kompetisi flyboard di Qatar. Sejak 2013-2015, juara dunianya adalah orang Thailand, mantan beach boy. “Bayu, salah satu instruktur kami sangat luar biasa. Dia belajar otodidak. Bisa dibayangkan jika dia mendapat pelatihan resmi. Kita hanya tertinggal sedikit untuk mengejar prestasi dunia. Itu mimpi saya. Apalagi, kini flyboard tengah dipertimbangkan masuk olimpiade.”

Tanjung Benoa Bali

Keindahan Tanjung Benoa yang dilengkapi dengan spot yang sepi dan spot yang penuh aktivitas watersport

Mimpi lainnya, dia ingin membangun komunitas dan training flyboard. Dia juga merasa yakin, anak bangsa bisa membuat sendiri peralatan flyboard. Saat ini, peralatan tersebut masih diimport dengan harga perset Rp150 juta.

Parasailing

Terbang, melayang, dan menikmati pemandangan dari ketinggian. Itu sungguh luar biasa. Prinsipnya, parasailing menggunakan payung parasut dengan tali sepanjang 40 hingga 50 meter yang terhubung dengan speed boat. Ketika aktivitas dimulai, speed boat akan menarik tali melawan arah angin, sehingga peserta bisa terbang. Pengendali arah ada di dua tangan. Jaket pelampung menjadi pengaman pertama. Jangan khawatir, petugas di bawah akan terus memandu dengan pengeras suara. Nikmati keindahan alam dari ketinggian.

Flying Fish

Terbang dalam permainan flying fish di Tanjung Benoa sungguh menegangkan. Benar-benar menguji keberanian. Jantung berdetak kencang seiring dengan terangkatnya peralatan flying fish, dengan ketinggian sekitar 2-5 meter.

 Flying fish merupakan permainan yang menggabungkan tiga unit banana boat dengan tambahan rubber boat yang dipasang di bagian depan dengan posisi melintang. Dimainkan oleh tiga orang, satu orang instruktur dibagian tengah dan dua lagi peserta umum atau wisatawan di bagian kiri dan kanan. Sebelum berpacu, instruktur akan memasang alat pengaman termasuk pelampung dan menjelaskan beberapa prosedur.

Pemain bisa memilih posisi telentang atau pun seperti orang menunggang kuda. Di bagian tengah, instruktur akan menjaga keseimbangan. Bagaimana bisa terbang? Peralatan flying fish dihubungkan dengan tali ke speed boat. Saat semua penumpang sudah siap di posisi masing-masing, speed boat bergerak dengan kecepatan tinggi melawan arah angin. Saat itulah sensasi terbang dan pacuan adrenalin dipastikan meningkat. Silakan berteriak, silakan menikmati langit dan laut biru sembari terbang seperti layang-layang.

Sea Walker

Sea Walker - Trend Aktivitas Picu Adrenalin di Bali

Menyelam tanpa tabung oksigen di punggung? Bali-lah tempatnya. Sea walker atau C Walker (nama tergantung operator yang mengoperasikan), merupakan permainan berjalan di laut sedalam 4 hingga 7 meter. Didampingi instruktur, peserta akan diberi helm kedap air yang dilengkapi selang untuk mengalirkan oksigen. Siapa pun bisa ikut, anak-anak hingga dewasa. Di kedalaman laut, peserta bisa melihat keragaman terumbu karang dan berbagai jenis ikan.

Beberapa tempat menawarkan sea walker, antara lain di Tanjung Benoa, Sanur, Jimbaran, dan Nusa Lembongan. Di Tanjung Benoa berderet operator, di antaranya Ciwa Sempurna. Di Nusa Lembongan ada Equator Beach Club yang mengatur permainan dengan memanfaatkan landasan mengapung (kapal) di tengah laut untuk melakukan beragam aktivitas, mulai dari C Walker, sea scooter, snorkeling, banana boat, jetski, frenzy, dan lainnya.

Jika memilih Nusa Lembongan, bonus pantai cantik dengan air biru bersih berpayung langit biru terang sungguh suatu kenikmatan dan kemewahan. Untuk mencapai Nusa Lembongan, wisatawan memulai perjalanan dari Sanur dengan kapal cepat sekitar 45 menit. Harga tiket sekali jalan sekitar Rp150 ribu. Setiba di Equator Beach Club, wisatawan akan diajak ke kapal landasan yang disebut Equator Pontoon dengan gbass bottom boat untuk memulai aktivitas sesuai pilihan.

Sea Scooter

Permainan apa sih sea scooteri tu? Sesuai dengan nama yang disandang, wisatawan diajak menelusuri keindahan bawah laut dengan scooter yang sudah dirancang khusus. Untuk keamanan ada kabel khusus yang tersambung ke dermaga. Lalu bagaimana bernapas di dalam air? Sea scooter dilengkapi helm khusus. Bagian bahu hingga kepala berada di dalam helm dengan aliran oksigen. Wisatawan dapat bebas bernapas sembari menikmati keindahan bawah laut. Selama 25 menit wisatawan diajak berkelana dengan scooter laut yang mampu lari 4 km per jam itu.

 Turtle Sand

Turtle Sand - Trend Aktivitas Pacu Adrenalin di Bali

Ingin aktivitas yang lebih santai? Nikmati Turtle Island atau Deluang Sari. Dari Tanjung Benoa, pulau tempat penangkaran penyu hijau itu bisa ditempuh sekitar 20 hingga 25 menit perjalanan. Deluang Sari dikelola nelayan di bawah pengawasan Balai Konservasi Sumber Daya Alam.

Setiba di Turtle Island, wisatawan akan dikenai tiket masuk untuk donasi sebesar Rp10 ribu. Pemandu wisata siap mengantar berkeliling dan memberi penjelasan. Di tempat pertama, pengunjung bisa berpose sembari memegang penyu hijau besar dan kecil.  Kemudian akan diantar menuju zona penyu besar. Salah satunya ada yang sudah berusia 70 tahun. Silakan mengambil gambar dan berpose bersama gerombolan penyu. Dari situ, diajak melihat berbagai hewan yang bisa  dipegang untuk melengkapi pose foto. Di antaranya burung, kelalawar, dan ular.

 

Trend Aktivitas Picu Adrenalin Di Bali
5 (100%) 1 vote


Also published on Medium.