Select Page

ANDA penggemar durian? Mampirlah ke wilayah Kabupaten Lebak, Banten. Aneka kelezatan durian lokal jenis otong, hepi, dan matahari tersedia. Maklum, di Kabupaten Lebak ada desa wisata durian. Apalagi, kini sedang musim panen.

Durian memang kini menjadi satu dari empat komoditas hortikultura unggulan yang sedang dikembangkan oleh pemerintah dan petani setempat. Komoditas unggulan lainnya adalah rambutan, manggis, dan pisang.

Desa wisata durian itu ada di Desa Sangkanwangi, Kecamatan Leuwidamar. Total arealnya seluas 20 hektare dengan populasi sebanyak 2.000 pohon. Petani rata-rata menanam durian itu sebanyak 100 pohon per hektare dan jika musim panen bisa produksi sebanyak 20 buah per pohon.

Apabila buah durian tersebut di pasaran seharga Rp50.000/buah, maka petani dapat menghasilkan Rp1 juta/pohon. Oleh karena itu,  warga Desa Sangkanwangi didorong terus mengembangkan tanaman durian unggul hasil persemaian petani setempat.

Kelebihan

Budi daya durian unggul jenis otong, hepi, dan matahari memiliki nilai jual tinggi di pasaran. Durian otong, hepi, dan matahari merupakan produk unggulan lokal yang sedang dikembangkan petani setempat.

Saat ini, hampir semua petani di daerah setempat menanam durian itu di lahan miliknya karena bisa meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat. Kelebihan durian lokal tersebut tanpa biji dengan buah tebal, rasanya manis, dan beraroma.

Pengembangan budi daya durian lokal itu juga untuk mengantisipasi serbuah durian impor. Durian yang dikembangkan petani setempat sudah memiliki sertifikat yang dikeluarkan oleh Badan Pengawas Sertifikasi Benih (BPSB) Provinsi Banten.

Mutu buah durian unggulan tidak diragukan lagi. Bahkan, petani sudah menjalin kerja sama dengan pengusaha supermarket di Provinsi Banten. Pengusaha siap menampung produk durian unggul asal Desa Sangkanwangi itu.

Buah durian sebagai produk lokal harus dijadikan kebanggaan. Selain itu juga dapat meningkatkan ekonomi petani, dan bahkan kualitasnya tidak kalah dengan durian impor.

Pemerintah Kabupaten Lebak Yuntani pun mengakui durian otong dan matahari menjadikan produk unggulan daerah. Sentra durian lokal tersebar di Kecamatan Leuwidamar, Sobang, Muncang, Bojongmanik, Cirinten, dan Gunungkencana. Selama ini, produksi durian asal Kabupaten Lebak dipasok ke luar daerah, seperti Jakarta dan Tangerang.

Petani Kabupaten Lebak, Banten, mendirikan desa wisata durian untuk menarik pengunjung dari luar daerah sehingga berdampak terhadap  pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Nah, jika Anda sedang melintas di wilayah Banten, cobalah mampir ke kawasan Leuwidamar untuk menikmati lezatnya durian lokal.