Head Line

Keajaiban APi Biru

By  |  0 Comments

Padang savana lengkap dengan fauna penghuninya, sungguh kian mengingatkan betapa kayanya Indonesia.

IJENARDHA8

ADA padang savana luas di Pulau Jawa, tepatnya di Taman Nasional Baluran, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Di musim penghujan, savana Baluran berlahan berubah warna menjadi hijau. Di musim kemarau, hampir seluruh padang savana menguning, dihiasi retakan-retakan tanah.

Hanya memandang Padang savana itu saja rasanya sudah terpesona, apalagi jika bisa melihat fauna penghuni yang bebas berkeliaran. Rusa, Burung Merak, Banteng, kerbau, monyet, hingga aneka jenis burung. Orang menyebut kawasan itu dengan nama Padang Savana Bekol. Ketika saatnya savana menguning, pemandangan itu mengingatkan pada savana di Afrika. Lantas, orang menyebut Baluran sebagai Afrika Kecil di Pulau Jawa.

Monyet dan rusa dapat dengan mudah ditemui di padang savana. Bila beruntung, Burung Merak akan menampakkan diri, memamerkan bentangan indah bulu-bulunya. Tersebut. Atau coba juga melatih kesabaran dengan mengamati aneka burung di pagi dan sore hari.

Jika ingin melihat kerbau dan banteng, bisa jalan menyusuri savana menuju kubangan-kubangan tempat dua jenis hewan itu berbagi tempat. Meski tidak pasti, tapi siapa tahu bisa melihat banteng, hewan khas taman nasional trsebut.

IJENARDHA12 Gardu Pandang

Secara geografis, sebagian wilayah Taman Nasional Baluran masuk ke Kabupaten Situbondo dan Banyuwangi. Dua kabupaten itu bisa menjadi peristirahatan awal sebelum mobil melanjutkan perjalanan ke Pos Baluran

Setelah mengurus administrasi, perjalanan dilanjutkan hingga ke titik akhir yang dituju, yaitu gardu pandang. Dari situ tinggal berjalan kaki sekitar 5 menit. Silakan menikmati padang savana dari dekat. Silakan juga naik ke gardu pandang untuk memperluas pandangan, hingga bisa melihat sebagian besar keindahan Savana Bekol.

Kuning atau hijaunya savana di taman nasional seluas 22. 500 hektar itu berpadu dengan garis langit berlatar gunung. Berfoto ria di gardu pandang menjadi keharusan. Jika memiliki tele untuk kamera, di sinilah tempat yang sangat tepat untuk membidik objek foto, perpaduan padang dan fauna penghuninya. Sungguh ketika savana menguning, tempat itu laksana Afrika kecil.

Satu hal yang mesti diwaspadai, kera-kera di sekitar savana. Mereka bisa dengan cepat mencium makanan dan beraksi mengambil. Tapi jangan khawatir, asalkan tas ditutup rapat, amanlah keadaan.

IJENARDHA4IJENARDHA13G0412047

 

 

 

 

Pantai Bama & Sijile

Dari gardu pandang, perjalanan bisa dilanjutkan dengan berjalan kaki sekitar 3 km ke Pantai Bama. Di sinilah salah satu surga pengintaian burung, terutama di hutan mangrove yang ada di sekitar pantai.

Sebenarnya, pemandangan matahari terbit-lah yang paling mempesona. Namun, keindahan sore hari juga punya keistimewaan sendiri. Banyak hewan yang bisa ditemui di sekitar pantai. Burung sudah pasti masuk dalam daftar.Selain itu ada biawak, kera abu-abu, dan lutung.

Pantai Bama juga menawarkan keindahan pemandangan bawah laut. Jadi, jangan lupa membawa peralatan snorkeling, atau yang sudah berlisensi bisa melakukan penyelaman.

Bagi yang suka ketenangan, Pantai Sijile bisa menjadi sasaran perjalanan. Pantainya masih perawan, belum banyak terjamah. Suasananya sungguh tenang. Jika waktu memungkinkan, banyak objek wisata alam lain yang bisa dikunjungi. Mulai dari Candi Bang, Curah Tangis, Gua Jepang, Teluk Air Tawar, Batu Numpuk, dsb.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>